Laa'tahzan

welcome

Assalamualaiqum Wr.Wb Hay:) ,nikmatilah kunjungan anda di Blog Laa'tahzan ini, berikan komentar anda jika ada hal yang ingin di tanyakan. Ambilah manfaat yang banyak dari blog ini, dan jangan lupa untuk share yaa SEMOGA MEMBANTU :)

Thursday, January 29, 2015

Satu Cerita Sebelum Tidur (PUISI)

Cipt: Rifki Awaludin

Genggaman erat sang malam
peluk hangat jiwa yang lelah
hantarkan arwah kelembutan
kedalam kehidupan penuh khayal

langit sunyi  jadikan ketentraman
gemerlap bintang-bintang berkedip mesra
jadikan hiasan pelita sang malam
penuh romantika dan realita keindahan

Sang mentari tidur terlelap
hadirkan sunyi kegelapan
menghitam penuh dunia kefanaan
tuk baringkan raga yang lelah

berikan ketenangan kepada jiwa yang rapuh di atas keletihan angan
hingga kicauan syair-syair pagi mengelus raga
tuk sambut berjuta-juta keindahan san fajar
jalani semua keharusan menggapai tujuan


Wednesday, January 28, 2015

DA’WAH DAN HIJRAH RASUL


Dalam rangka menyebarkan syariat Islam, Nabi melakukan da’wah sir (sembunyi-sembunyi) dan melakukan da’wah secara dzohir (terang-terangan). Dari hasil da’wah ini ada beberapa orang yang masuk Islam, dari golongan perempuan Siti khodijah, dari golongan orang tua bernama Abu Bakar, dari anak anak bernama Sayyidina Ali, dari abid bernama Bilal bin Rabbah.

Setelah melakukan da’wah yang dulunya Orang Quraisy mencinytai Nabi sekarang membenci Nabi, karena dianggap da’wah Nabi itu telah mengganggu tatanan peribadahan mereka, bahkan mereka sepakat akan membunuh Nabi. Semua kebencian yang dilakukan oleh orang Quraisy diterima oleh Rosul dengan penuh kesabaran, hilim dan penuh ampunan. Untuk menghindari hal itu maka Rosul dan sahabatnya berhijrah ke Habsyi.

Elegi Pagi Hari

Cipt: Kang Aceng

sang surya tersenyum memberi harapan
setiap jentik nafas disabut dengan kedamaian 
relung-relung terkurung berjumpa kebangkitan
dalam siraman pagi penuh penghayantan
banyak langkah mencari berkah
menguri kehidupan dalam setiap arah
membuka ruang jiwa yang cerah
megisi pagi mencari mardlatillah

banyak mata menatap pada dunia
banyak jiwa menuju mencari bahagia
banyak pula yang tertipudaya
saat pagi memberi sejuta rahasia

hembusan nafas-nafas semangat
bangkit dengan menggeliat
memberi makna dalam hayat
tanpa ingatan yang tersesat

Semua terlukis saat ini
Dalam pencerahan hati
memberi nafas dalam diri
menyambut elegi pagi hari

Tuesday, January 27, 2015

IBADAH NABI MUHAMMAD SEBELUM MENJADI ROSUL DAN PENGANGKATANNYA



Sebelum Nabi jadi Rosul, Nabi sering menjauhi dari keramaian manusia (usia mendekati 40 tahun) dan selalu melakukan ritual peribadahan, peribadahan yang dilakukan oleh Rosul, mengikuti ibadahnya Nabi Ibrohim as. Tempat yang dipilih Nabi untuk beribadah adalah Gua Hiro yang terletak di gunung dekat jalan Mekkah, itu semua dilakukan kurang lebih selama 40 hari, disaat Nabi melakukan ibadah tersaebut, Nabi selalu dibekali makanan ataupun keperluan oleh Siti Khodijah.

Cahaya Sang Pujaan (PUISI)


Kulihat jutaan gugusan bintang-bintang
hanya satu yang terlihar terang
pancarkan indahnya cahaya cinta
membelai jiwa yang hampa
membekuk raga kedalam khayal
ingin ku menggapainya
namun terhalang dinding ketidak mungkinan 
hanya terlihat setitik angan dan harapan
luasnya samudera mustahil untuk ku arungi
dalamnya lautan mustahil untuk ku selami
tapi indahnya mutiara menanti
bila harus ku selami
ku rela tuk berkorban
tuk gapai semua harapan
menuju cinta yang suci

Secangkir Kopi Hitam (PUISI)


Secangkir kopi hitam
temani sunyinya malam
melepaskan penat nya kehidupan
berikan tegukan ketenangan

setitik api nyalakan kenikmatan
kepulan asap menggebu
menjadikan nya temani malam panjang
hidup terasa semakin hidup

secangkir kopi dan hisapan asap kenikmatan
menambah rasa kehidupan
membuat mata tak rela untuk terpejam
hingga terdengar lantunan adzan untuk menunaikan sholat


Pena Sang Mujahid (Santri) (PUISI)


Cipt : Rifki Awaludin

Langkah kaki menatap tujuan
berikan cahaya alam fana
berdakwah untuk satu tujuan
menepis dosa dan kehinaan dunia
kobarkan semangat juang dan patriotisme
tunjukkan arah dan tujuan hidup
menuju indahnya hidup yang hakiki
              satu nama yang tertancap di dada
              La'ilaha'ilallah....
dalil kebenaran yang terucap
bukan sekedar gonggongan belaka
melawan tipu daya nafsu dan setan
peringatkan jurang kecelakaan
agar hidup tetap pada jalur kebenaran 
untuk keselamatan dunia akhirat


Monday, January 26, 2015

Jiwa yang Hampa (PUISI)

Cipt : Rifki Awaludin

Jiwa yang hampa
tanpa cinta dan rindu
hanya sedikit rasa tak mampu
ku ingin miliki cinta
hanya sesak didada
mebawa setitik harapan 
keindahan ingin ku rasa
tapi terhalang derasnya samudera
namun indahnya pelangi menati
bimbang sedikit membekuk jiwa
tapi harapan bersorak menanti
menanti seorang yang mampu  belari
bersama disaat terbang dan jatuh
menggapai satu tujuan yang sama
cinta suci yang terjalin dalam taqdir illahi
terbungkus indah dalam jalinan kasih suci..




Angan dan Harapan (PUISI)

belum bisa menggapai sebuah angan yang terpendam di sanubari
gunung terlalu tinggi untuk ku daki
samudera begitu luas dan dalam untuk ku selami
masih adakah harapan, meski langit membuat mustahil
just spirit for me and acting

Cahaya Cinta (PUISI)

Cipt : Rifki Awaludin

kilau cahaya cinta terpancar
keindahan sebuah bintang
mengelus dinding raga
membawa kepada khayal
ingin ku menggapainya
walau mustahil menerpa
karena aku cinta